MENGAPA RAMUAN REBUS (AIRMEDO)

Kami memilih Ramuan Rebus, bukan dalam bentuk kapsul obat herbal atau obat herbal cairan. Ramuan rebus memiliki keunggulan-keunggulan seperti:

  • Air rebusan ramuan dapat diserap oleh tubuh lebih cepat sehingga dapat segera mengalir ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.
  • Tubuh tidak perlu bekerja keras untuk memisahkan antara komponen-komponen obat organik dengan komponen ampas ramuan karena pemisahan sudah dilakukan melalui perebusan.  
  • Tubuh tidak perlu bekerja keras untuk mengeluarkan endapan ampas ramuan dari dalam tubuh. 
  • Aman dan tidak menimbulkan effek samping.
  • Air rebusan tidak mengandung pengawet karena direbus ketika hendak dikonsumsi sehingga dapat menghindari penggunaan bahan pengawet kimia yang berbahaya bahkan untuk konsumsi jangka panjang. 
  • Tanaman-tanaman obat, tata cara pengolahan dan penyajian yang kami pilih berkhasiat membantu menyehatkan ginjal, hati, dan lambung yang sakit.
  • Pengolahan ramuan dalam bentuk sederhana (simplisia) dengan komposisi yang tepat untuk dipergunakan dalam bentuk ramuan minum  setelah diolah melalui perebusan dengan air merupakan produk herbal yang paling aman, paling tepat, dan paling cepat untuk mengatasi penyakit.

NagaVit sering menemukan fakta tentang orang-orang yang menderita komplikasi penyakit padahal rutin minum obat herbal produk dalam negeri maupun luar negeri untuk mengobati penyakit-penyakitnya seperti mengobati hipertensi, kolesterol, batu empedu, diabetes, dan asam urat.  

NATUROPATIS SABARUDDIN

Formula dan dosis produk NagaVit dibuat oleh Naturopatis Sabaruddin yang disusun dari 6 (enam) tanaman obat terpilih dan didukung oleh ratusan tanaman obat penting lainnya. Di bawah ini adalah biografi singkat Sabaruddin.

Lahir 15 Mei 1971 di Sumbawa Besar.

Pendidikan tertinggi: Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dengan kemampuan bahasa Jerman dan Prancis.

Peneliti kesehatan mandiri, penemu, dan pendiri SPANATURO untuk pemulihan penyakit untuk (antara lain):

  • Luka kronis dan pembusukan tulang pada pengidap diabetes.
  • Luka kronis dan pembusukan tulang pada non pengidap diabetes.
  • Koreng kronis psoriasis.
  • Penyempitan, penyumbatan dan pengerasan pembuluh darah jantung.
  • Penyempitan, penyumbatan, pengerasan pembuluh darah di leher dan otak sehingga terjadi stroke.
  • Pemulihan tubuh akibat gangguan syaraf otak pasca serangan stroke ringan dan stroke berat.

Konsultasi: silahkan hubungi kami