KEKUATAN HERBAL SIMPLISIA INDONESIA 

Herbal yang kami maksudkan di dalam tulisan ini adalah produk-produk herbal dalam bentuk ramuan racikan murni (simplisia) yang diproses sendiri melalui perebusan dengan air, lalu air rebusannya diminum sesuai dengan tujuan produk ramuan herbal itu dibuat. Bukan herbal kebanyakan seperti yang bisa kita dapatkan dengan mudah atau dijual bebas di pasaran.   

Kegagalan produk-produk herbal untuk menyembuhkan penyakit dapat terjadi karena berbagai alasan seperti aturan-aturan administratif yang mengikat produk-produk herbal komersial, komposisi bahan yang tidak tepat, dosis yang tidak tepat, tata cara penyajian, penggunaan bahan-bahan campuran yang tidak aman, dan penggunannya tidak disertai dengan pemberian edukasi psikologis, perubahan pola hidup, dan pola makan sehat kepada konsumen produk-produk herbal tersebut.

Banyak kalangan di Indonesia yang menganggap remeh dan memandang sebelah mata tentang kekuatan Herbal atau tanaman-tanaman obat Indonesia untuk pengobatan dan pemulihan penyakit. Hal ini sangat wajar karena pandangan seseorang ditentukan oleh banyak hal seperti:

  1. Tingkat penddidikan.
  2. Latar belakang pendidikan.
  3. Pengalaman belajar.
  4. Pengalaman hidup.
  5. Tingkat kecerdasan.
  6. Profesi atau pekerjaan.
  7. Kepentingan bisnis.  

Apapun pandangan orang terhadap kekuatan Herbal Indonesia, kita tidak perlu mempermasalahkannya karena yang penting buat kita orang sakit adalah Sembuh. Kita Ingin Sembuh, bukan?

Herbal berkwalitas untuk tujuan pencegahan komplikasi penyakit dan pemulihan penyakit selalu dibuat dalam bentuk racikan  (ramuan simplisia) untuk diproses sendiri melalui perebusan dengan air dengan tata cara tertentu, lalu air rebusan diminum secara rutin sesuai dengan petunjuk. Dari tahun 2005 sampai sekarang Herbal Indonesia khususnya yang tumbuh di hutan-hutan Sumbawa telah memberikan bukti nyata atas kebenaran data-data penelitian farmakologinya, memberikan bukti-bukti Kesembuhan Penyakit.

UJI KLINIS HERBAL

Uji Klinis dapat dilakukan di pusat-pusat pelayanan kesehatan pemerintah seperti di Puskesmas dan Rumah Sakit. Uji Klinis Herbal belum banyak dilakukan di Indonesia karena Indonesia masih lebih fokus melakukan uji klinis terhadap obat kimia produk farmasi atau perusahaan obat sebab Indonesia secara resmi menganut aliran Kesehatan Allopati bersama dokter-dokter medik (M.D), belum menganut aliran Kesehatan Naturopati bersama dokter naturopati (N.D) atau dokter oriental (D.O.M). Dengan aturan ini maka para pelaku pelayanan kesehatan di Indonesia seperti dokter atau perawat secara umum belum menjadikan Herbal sebagai media resmi pengobatan penyakit, jika pun masih dianggap sebagai pengobatan alternatif atau pengobatan cara lain, padahal di negara-negara yang juga menganut sistem pelayanan kesehatan naturopati dan oriental, Herbal menjadi bagian penting di dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya.

Disamping itu juga belum fokusnya layanan medis Indonesia menggunakan Herbal yang berkwalitas dan tepat juga tidak terlepas dari latar belakang pendidikan, profesi, dan kepentingan bisnis mereka. Jadi mulai hari ini ketika Anda ingin menggunakan herbal yang tepat, maka jangan lagi meminta rujukan pendapat kepada petugas medis baik dokter maupun perawat karena mereka akan berkata bahwa Herbal belum diuji klinis di Indonesia. Bertanyalah tentang Herbal ke dokter naturopati, dokter herbal, dokter ayurveda,  dokter oriental,  atau bertanyalah kepada NagaVit.

FAKTA-FAKTA

Dokter-dokter zaman dahulu telah menjadikan hutan-hutan sebagai fabrik obat organik terbesar ketika produk-produk obat sintetis berbahan kimia belum dikenal seperti sekarang. Kejayaan Imperium Romawi, Kekaisaran Ottoman, Kesultanan Abbasiyah, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Sriwijaya, dan Kesultanan Sumbawa tidak terlepas dari dukungan para ahli pengobatan yang telah menggunakan tanaman-tanaman obat dengan komposisi dan dosis yang tepat yang digunakan sesuai dengan keperluannya. Dukungan para ahli pengobatan ini telah menciptakan kekuatan-kekuatan besar  di dalam sistem kesehatan laskar-laskarnya, bangsawan, dan warga negaranya.

Kejayaan dan Kekuatan Herbal ini kami buktikan kembali di tengah masyarakat Indonesia guna menciptakan Herbal yang tangguh, berkhasiat, dan bermanfaat untuk penyembuhan penyakit.   Jangan remehkan kekuatan Herbal Indonesia. Hal ini telah membuat Departemen Kesehatan Republik menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang pembentukan Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (Sentra P3T). Bahkan Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 November 1998 yang lalau pun bertemakan ‘Kembali ke Alam, Manfaatkan Obat Asli Indonesia’

Berikut ini adalah beberapa bukti atau fakta tentang kekuatan Herbal Indonesia dari ribuan fakta kesembuhan yang kami catat sejak tahun 2005.

  • NagaVit  Plus Cerebrovascular menyelamatkan syaraf-syaraf otak Bapak Mulyono (43 tahun) akibat  stroke penyumbatan pada bulan Desember 2015 di Mataram Lombok. Penyumbatan pembuluh darah di otak mulai dapat dibuka dalam waktu 34 menit setelah minum 220 ml ekstraks rebusan ramuan herbal 2015.
     
  • NagaVit  Plus Cerebrovascular berhasil membuat Pak Suharyadi (52 tahun – Mataram Lombok) mulai dapat berbicara dan menggerakkan kaki kanannya yang lumpuh akibat pembuluh darah di otak pecah dalam waktu 4 jam setelah minum 440 ml ekstraks rebusan ramuan herbal, 2015.
  • NagaVit Exclusif Ulkus Diabetikum berhasil membuat Pak M. Sanib (56 tahun – Lombok Timur)  sembuh dari ulkus diabetikum di kaki kanannya pada tahun 2014.
  • NagaVit  Biasa Label Merah berhasil memulihkan ketergantungan Pak Muhammad Ramli (37 tahun) dari narkoba setelah menjalani terapi pemulihan selama 30 hari berturut-turut di Senggigi Lombok Barat, 2015.    
  • NagaVit  Exclusif TBC berhasil memulihkan TB Paru Bapak Taufik Hidayat (47 tahun) di Palembang Sumatra Selatan, 2015.  
  • NagaVit Exclusif Kanker Payudara berhasil mencegah penyebaran kanker payudara dan memperkuat organ-organ penting tubuh lainnya pada Ibu Lalu M. Rizal (48 tahun – Lombok Timur) sehingga kanker payudara stadium III terisolosi di payudara kanan, dan memudahkan kemoterapi awal sebagai persiapan operasi pengangkatan payudara total pada tahun 2015.  
  • NagaVit  Exclusif berhasil mengatasi neuropati dan peradangan pembuluh darah otak dan jantung pada Bapak Suprapto (47 tahun – Gili Air Lombok) akibat mengidap diabetes pada tahun 2015.
  • NagaVit  Biasa Vitalitas berhasil meningkatkan vitalitas dan kesehatan pembuluh darah jantung dan otak pada Bapak Kimen (44 tahun), Bapak Agus (47 tahun) dan Ibu Maya (42 tahun) pada tahun 2015 di Kota Praya Lombok Tengah.
  • NagaVit  Exclusif Stroke berhasil membuat Pak Suaib (53 tahun – Mataram Lombok) dapat sembuh dari gejala-gejala stroke ringannya setelah menjalani terapi terpadu selama 30 hari, 2015.
  • NagaVit  Exclusif Stroke berhasil membuat Hajjah Sumiati (65 tahun – Sumbawa Besar) dapat menjalani hidup dengan lebih baik bersama diabetes dan sisa-sisa strokenya tanpa menggantungkan diri lagi dengan obat kimia pengencer darah dan obat diabetes, 2014.
  • NagaVit Exclusif Kanker Payudara berhasil menyembuhkan pembengkakan kelenjar getah bening di leher Ni Luh Suyatmi (53 tahun – Mataram) sebagai akibat dari penyebaran kanker payudara kanan stadium III, dan mengecilkan ukuran tumor payudaranya dan membuat massa di payudara melembek.
  • NagaVit  Exclusif Stroke berhasil membuat Ibu Farida (55 tahun – Lombok Barat) dapat berbicara dan mengembalikan memorinya akibat stroke dengan pembuluh darah otak pecah setelah menjalani terapi terpadu selama 30 hari pada tahun 2015.
  • NagaVit  Exclusif Cardio berhasil membuat Bapak Yahya MS (53 tahun – Sumbawa Besar) dapat menikmati tidur malam akibat penyakit jantung koronernya dan mengembalikan kesehatan pembuluh darah jantung dari penyumbatan total setelah menjalani terapi terpadu selama 2 bulan pada tahun 2015.
  • NagaVit  Exclusif Cardio berhasil membuat Bapak Amroso (62 tahun – Mataram) sembuh dari Angina pectoris atau kejang jantung setelah menjalani terapi terpadu selama 30 hari pada tahun 2015.
  • NagaVit  Exclusif Kista Payudara berhasil memulihkan kista payudara Ibu Gde Yunita (28 tahun – Mataram) setelah menjalani terapi terpadu selama satu bulan setengah pada tahun 2015.
  • NagaVit  Exclusif Neuro berhasil membuat Ibu Erna Susilowati (28 tahun – Mataram) dapat duduk seperti biasanya karena menderita kelumpuhan selama 2 tahun akibat gangguan syaraf pusat otak, dan juga berhasil membuat siklus haidnya lancar setelah 2 tahun tidak pernah haid, 2015.
  • NagaVit  Exclusif Pulmo berhasil membuat Pak Supardi (61 tahun – Mataram) dapat menikmati kesehatan yang lebih baik akibat penyakit astma dan penyakit jantung koroner, 2015.

Kembali ke Alam, Manfaatkan Obat Asli Indonesia untuk penyembuhan dan pencegahan penyakit.

Konsultasi: silahkan hubungi kami