HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN PENYAKIT

Herbal Alami Indonesia yang Tepat dengan komposisi dan dosis yang benar dapat digunakan sebagai media penting untuk penyembuhan penyakit. Herbal ini tidak hanya sebatas digunakan di dalam pengobatan tradisional atau pengobatan alternatif tetapi sudah menjadi bagian dari tradisi pengobatan naturopati Indonesia sejak berabad abad yang kemudian sejalan dengan kebangkitan dunia pendidikan dan keilmuan kemudian menjadi bagian dari ilmu kedokteran allopati, ilmu kedokteran naturopati, ilmu kedokteran oriental, ilmu kedokteran ayurveda, dan sekarang sudah dijalankan di dalam pelayanan kesehatan Indonesia. 

Walaupun bagi kalangan kedokteran allopati (medis) di Indonesia masih belum mendapat perhatian serius atas berbagai alasan sehingga masih dinamakan Pengobatan Alternatif (Alternative Medicine). Tetapi apapun pandangan orang penggunaan tanaman-tanaman obat unggulan Indonesia secara tepat telah memberikan fakta-fakta kesembuhan (evidences). Tanaman-tanaman obat (herbal) Indonesia telah menjadi rujukan para pakar kedokteran Eropa seperti dokter GA Poch dari Jerman yang pernah menjadi kepala RSUD Sumbawa Besar.

Penggunaan herbal Indonesia untuk tujuan pemulihan kesehatan atau penyembuhan penyakit tidak dapat digunakan secara sendiri-sendiri kecuali untuk penyakit-penyakit tertentu. Penggunaan herbal harus dilakukan secara terpadu bersama dengan:

  1. Edukasi psikologi sehat guna membangun kekuatan mental spritual untuk sembuh.
  2. Pola hidup sehat.
  3. Pola makan sehat dalam hal pilihan-pilihan bahan makanan minuman sehat, cara memasak sehat, bumbu masak sehat, alat memasak sehat, jadwal makan sehat, porsi makan sehat, menu-menu makan sehat, dan tata cara menyimpan makanan secara sehat.

Penyakit-penyakit tertentu yang dapat disembuhkan oleh Herbal Indonesia dengan komposisi dan dosis yang tepat secara tunggal tanpa perlu didukung penuh oleh edukasi psikologis, pola makan sehat, dan pola hidup sehat adalah :

  1. Penyumbatan pembuluh darah di wilayah leher dan otak pada pengidap stroke penyumbatan.
  2. Penyumbatan, penyempitan, dan pengerasan pembuluh jantung pada penderita penyakit jantung koroner.

HERBAL DAN PENGOBATAN MEDIS INDONESIA

Pelayanan kesehatan di Indonesia (Pengobatan Medis) sudah mengakomodir penggunaan tanaman-tanaman obat (Herbal) di dalam pengobatan masyarakat tetapi belum terlalu fokus atas berbagai alasan. Departemen Kesehatan Republik Indonesia mendukung perkembangan tradisi pengobatan asli Indonesia berbasis tanaman-tanaman obat terutama untuk mengantisipasi harga obat yang mahal. Untuk itu telah terbit Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang pembentukan Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (Sentra P3T). Saat ini sudah terbentuk 12 Sentra P3T di 12 Propinsi, satu diantaranya di DKI Jakarta yang berkedudukan di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 November 1998 yang llau pun bertemakan ‘Kembali ke Alam, Manfaatkan Obat Asli Indonesia’.

SYARAT-SYARAT HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN PENYAKIT  

Ada beragam produk herbal yang beredar di masyarakat. Produk ini bisa dalam bentuk :

  1. Obat herbal kapsul yang dibuat dari ramuan utuh yang dihaluskan.  
  2. Obat herbal kapsul yang dibuat dari ekstrak padat yang dihaluskan. 
  3. Jamu bubukan yang dibuat dari ramuan yang dihaluskan, atau dari ekstraks padat yang dihaluskan.
  4. Ramuan rebus minum dalam bentuk simplisia racikan murni.
  5. Ekstrak padat dalam bentuk tablet.
  6. Ekstrak cairan dalam kemasan dengan kandungan bahan pengawet.  

Ketika kita mencari produk herbal untuk tujuan pengobatan baik sebagai penanganan awal maupun penanganan lanjutan untuk pemulihan penyakit, maka ada syarat-syarat tertentu yang perlu dimiliki oleh produk herbal tersebut seperti: 

  1. Selama proses produksi, produk tersebut tidak pernah bersentuhan dengan bahan kimia.
  2. Produk tidak menggunakan pengawet.
  3. Produk tidak dicampur dengan bahan kimia atau obat kimia.
  4. Produk tidak dalam bentuk cairan kemasan.
  5. Produk tidak dalam bentuk bubukan.
  6. Produk dibuat dalam dosis tertentu setalah melakukan generalisasi terhadap data-data medik penyakit-penyakit tertentu seperti penyakit pembuluh darah misalnya.
  7. Produk dibuat dalam dosis tertentu setelah melakukan pendalaman terhadap rekam medik seseorang. Ini merupakan syarat paling khusus produk herbal untuk tujuan penyembuhan penyakit.
  8. Produk bersifat ekslusif individualistik, artinya produk tersebut hanya boleh dipergunakan oleh orang yang telah memberikan rekam mediknya. Ini merupakan syarat paling khusus produk herbal untuk tujuan penyembuhan penyakit.   

MEMILIH PRODUK HERBAL

Sebagai konsumen kita perlu cerdas di dalam memilih produk herbal baik produk herbal dalam negeri maupun luar negeri. Pertimbangkanlah hal-hal berikut ini :

  1. Tentukan tujuan Anda membeli produk herbal apakah sebagai minuman sehari-hari (supplemen), untuk pencegahan komplikasi penyakit karena sedang menderita penyakit tertentu,  untuk membuka jalan ke penyembuhan penyakit, atau untuk pengobatan pemulihan penyakit secara terpadu.
  2. Tujuan Anda akan menentukan produk herbal yang akan Anda beli dalam hal pilihan komposisi atau campuran ramuan, dosis dan berat ramuan, dan tata cara penyajiannya apakah dalam bentuk kapsul, jamu bubukan, ekstrak padat atau ekstraks bubukan, ekstraks tablet, ekstraks cairan dalam kemasan, atau ramuan murni yang akan direbus sendiri untuk diminum air rebusannya.  
  3. Jika tujuan Anda adalah untuk pencegahan komplikasi penyakit, untuk membuka jalan ke penyembuhan penyakit, atau untuk pengobatan pemulihan penyakit secara terpadu, maka disarankan untuk memilih produk herbal dalam bentuk ramuan rebus minum (simplisia) dengan komposisi ramuan yang sudah disesuaikan dengan tujuan tersebut.   
  4. Jangan fokus melihat kepada kemasan tetapi fokus untuk melihat khasiatnya.  

Konsultasi: silahkan hubungi kami